Crampbark dan Rosemary - Tanaman Herbal Pereda Kram Perut

Jumat, 04 Mei 2007
Posted by Masakan

Perempuan tidak pernah bisa lepas dari menstruasi. Sayangnya, selain mendapatkan anugrah karena memiliki masa menstruasi, bagaikan sepaket, kita juga sekaligus mendapatkan sakit perut yang tajam menusuk selama PMS.

Kontraksi otot-otot rahim yang dapat menghambat aliran darah inilah yang seringkali mengakibatkan perut bagian bawah terasa sakit menusuk bagai sedang dipelintir dan diperas. Untuk mengatasinya, bisa dicoba dengan mengompres panas menggunakan crampbark dan rosemary.

Crampbark yang tergolong jenis tanaman herbal ini memang berkhasiat dapat mengurangi kejang otot. Sedangkan rosemary sendiri dapat merangsang peredaran darah yang kerap terjadi di rahim dan kepala. Perpaduan keduanya dapat menjadi obat kompres yang handal dan tanpa efek samping bagi kram perut pra menstruasi Anda. Meraciknya pun mudah kok.

Sediakan :
Teh crampbark
Teh rosemary

Cara meracik :

  • Rebus 2 sendok teh crampbark dalam 2,5 gelas air selama 10-15 menit
  • Tambahkan 2 sendok teh rosemary yang sudah dikeringkan atau 3 sendok teh rosemary segar
  • Biarkan selama 15 menit
  • Saring

Mulai mengompres :

  • Taruh ramuan tersebut dalam wadah dan celupkan kain katun bersih
  • Mulailah mengompres perut sambil berbaring
  • Diamkan selama 10 menit di atas perut dan rileks

Sumber : HanyaWanita.Com

Kolostrum

Kamis, 03 Mei 2007
Posted by Masakan

Beberapa saat sesudah melahirkan biasanya seorang ibu akan mengeluarkan air susu dari payudaranya (ASI). Namun pada beberapa kasus, ada ibu-ibu yang mengeluarkan ASI sejak hamil. ASI pertama itu biasanya disebut dengan kolostrum, yang bisa dihasilkan sejak beberapa hari sebelum melahirkan hingga 4-5 hari setelah melahirkan. Sekitar 10 hari setelah melahirkan sang ibu akan mengeluarkan ASI biasa.

Jaman dulu, biasanya ASI yang pertama ke luar itu sering dibuang karena dianggap tidak baik untuk bayi. Padahal justru ASI pertama itulah yang paling bermanfaat bagi bayi. Kolostrum sangat kaya kandungan protein dan mineral. Di dalamnya juga mengandung sedikit lemak dan gula. Dalam ASI awal ini tidak terdapat kandungan kasein, yaitu protein yang umum terdapat dalam susu normal.

Warna kolostrum lebih kuning daripada warna ASI biasa, dan kandungan kalorinya pun lebih rendah. Tingginya kadar protein pada kolostrum disebabkan oleh banyaknya globulin (protein sederhana), yang menyerupai gama-globulin dalam plasma darah.

ASI kolostrum berperan memberikan kekebalan kepada bayi terhadap sejumlah penyakit infeksi. Kolostrum juga memberikan rangsangan untuk pembentukan kekebalan tubuh. Karena itu, ASI harus langsung diberikan kepada bayi sesegera mungkin setelah bayi tersebut dilahirkan.

Sumber : Info Sehat