Sulit bedakan obat dan makanan kesehatan
Senin, 27 April 2009Peredaran suplemen kesehatan saat ini makin banyak, namun terkadang sulit dibedakan antara obat dan makanan kesehatan tersebut.
“Obat dan makanan, sama-sama masuk dalam tubuh dan zat aktif di dalamnya bekerja sehingga dosis tertentu mungkin berkhasiat bagi kesehatan, tapi dalam dosis/jumlah yang lain mungkin tidak lagi aman bagi tubuh,” ujar Purwantyastuti.
Dia mengatakan hal tersebut hari ini dalam pidato pengukuhannya sebagai Guru Besar Tetap Fak. Kedokteran Universitas Indonesia. Judulnya Kajian khasiat dan keamanan 'daerah abu-abu antara obat dan makanan: Bagaimana kebenaran disampaikan.
Menurut dia, obat dan makanan sama-sama mempengaruhi kondisi tubuh. Dan saat ini hadir 'daerah abu-abu' bagi masyarakat, di mana terdapat produk berbentuk seperti obat (tablet, kapsul, sirup) yang sebetulnya merupakan bagian dari pangan yaitu food supplement (suplemen).
"Misalnya kapsul vit E, tablet calcium, produk berbentuk pangan (aroma dan rasa enak), yang mengklaim khasiatnya lebih dari fungsi gizinya, yaitu mempengaruhi fungsi tubuh, sehingga kadang sulit dibedakan dengan obat," katanya.
Dia menyebutkan misalnya susu yang ditambah kalsium untuk mencegah osteoporosis. Ada juga pangan khusus yang sebetulnya hanya diperlukan oleh konsumer tertentu saja, misalnya pasien diabetes, atlet binaraga, atlet endurance (maraton).
Tidak semua konsumen, bahkan produsen, ataupun pihak lain yang terlibat dengan peredaran dan pemasaran suplemen, menyadari bahwa sebetulnya suplemen adalah bagian dari pangan.
Suplemen, katanya, mengandung bahan yang berasal dari makanan sehari-hari, yang karena sesuatu hal perlu ditambah (itulah asal kata suplemen).
Contoh paling mudah, lanjutnya, adalah yodium untuk daerah pegunungan atau mineral, kalsium bagi ibu hamil. Timbul masalah ketika istilah yang dipakai adalah 'suplemen kesehatan'. (tw)
Sumber: Bisnis Indonesia
Secuil Kaktus Kandung Anti Oksidan Tinggi
Sabtu, 07 Februari 2009
Mengejutkan, kaktus kini tak hanya ditemukan di gurun-gurun Amerika atau kebun dan halaman rumah. Mulai dari toko grosir, toko nutrisi, butik khusus, dan gerai-gerai toko bahan alami, kaktus menjadi salah satu produk ternama.
Hanya saja tak sembarang kaktus, melainkan jenis kaktus pir berduri. Kaktus dipetik, dan dipanen karena menjadi populer dalam dunia pengobatan alternatif. Bahkan setiap komponen dari tumbuhan dapat dimanfaatkan meningkatkan vitalitas tubuh
Kaktus pir berduri memiliki bentuk pipih dan gilig (bundar) dengan dua tipe duri dan mereka memproduksi bunga serta buah. Masyarakat Meksiko sudah sejak lama mengobati penyakit dan keluhan ringan dengan kaktus.
Suku-suku India dan Meksiko telah menggunakan kaktus sebagai berbagai bahan makanan, mulai sup, selai, hingga keju. Pasalnya tuntutan iklim membuat pengolahan makanan menyesuaikan semua kebutuhan. Bahkan tak jarang kaktus digunakan seperti lidah buaya, menyembuhkan iritasi atau luka minor pada kulit. Efek anti-peradangan kaktus sangat cepat melawan gigitan serangga, gatal-gatal kemerahan bahkan reaksi alergi.
Apa yang membuat tumbuhan berduri ini berkhasiat? Dalam sebuah penelitian, secuil kaktus ternyata sangat kaya flavonoid. Flavonoid sangat dikenal terutama atas kemampuan antioksidan sehingga disebut "pengubah respon biologi alami". Tak lain zat ini mampu mendukung mengubah reaksi tubuh terhadap alergen dan virus.
Banyak laporan menyatakan jika flavonoid berperan besar melawan karsinogen, dan menciptakan aktivitas anti kanker. Zat ini sendiri banyak dikandung teh hijau, coklat, dan beberapa jenis buah.
Setiap bagian kaktus pir berduri dapat digunakan, dan bagian pipih besar, berwarna hijau berukuran seperti piring oval, memiliki nutrisi berkadar besar. Mineral seperti potasium, kalsium, zat besi, magnesium, banyak ditemukan dalam bagian itu, ditambah beta-caroten (bentuk awal vitami A) dan vitami C. Semua zat yang juga ditemukan dalam bayam--sayuran kerap digunakan untuk diet kesehatan.
Penelitian juga menunjukkan jika kaktus membantu menyembuhkan tubuh dari dalam. Dengan melindungi sistem kekebalan, dan menyingkirkan radikal bebas dalam tubuh, pir berduri ini berpotensi memperlambat penuaan, dan terus-menerus membantu fungis organ bekerja maksimal.
Selain itu, buah kaktus pun teruji efektif menurunkan tekanan darah dan menjaga kadar LDL alias kolesterol jahat pada level rendah serta meminimalkan ancaman jantung kelebihan beban kerja.
Sejak kaktus pir berduri menarik perhatian, para atlet mulai mengonsumsi untuk memperoleh lebih banyak energi. Saat berlatih normal, berlatih pasca cidera dan sakit, menjadi terbantu dengan penyembuhan lebih cepat oleh ekstrak kaktus. Selain rendah lemak, tinggi serat, bernutrisi tinggi, kaktu pir berduri, masuk dalam daftar tertinggi herbal dengan kandungan rendah gula.
Dalam, publikasi terakhir di Journal of Ethnopharmacology and Diabetes Care, bagian pipih kaktus berkontribusi dalam pengobatan efektif terhadap diabetes Tipe II. Riset lain dari Universitas Arizona meneliti kandungan pektin kaktus--ditemukan di bagian buah--ternyata efektif dalam penurunan tingkat kolesterol LDL dan juga ditemukan jika pektin membantu tubuh menyetabilkan kadar glukosa darah, dengan kata lain mencegah atau meminimalkan resiko diabetes. Anda punya kaktus tipe gurun pasir Meksiko di kebun? Coba potong sedikit untuk membuktikan khasiatnya.
Sumber : Republika
Jeruk Bali Bisa Picu Kanker Payudara
Senin, 20 Oktober 2008WANITA yang sering mengkonsumsi Jeruk Bali harus berhati-hati. Berdasarkan penelitian Universitas South California dan Universitas Hawaii, AS, yang dilansir BBC, Jeruk Bali dapat meningkatkan risiko terserang kanker payudara.
Mereka meneliti 50.000 wanita menopause, dan menemukan wanita yang mengkonsumsi Jeruk Bali ditenggarai terkena resiko kanker payudara 30 persen, dibandingkan wanita yang tidak mengkonsumsi Jeruk Bali.
Pasalnya, Jeruk Bali dapat meningkatkan hormon esterogen, hormon yang memiliki andil besar memicu kanker payudara.
”Jika Jeruk Bali berperan penting meningkatkan level metabolisme estrogen, maka tidak diragukan lagi bila jeruk ini meningkatkan risiko wanita terkena kanker payudara,” kata salah seorang peneliti.
Sementara ini para peneliti mengatakan, mereka masih membutuhkan riset lebih lanjut terhadap temuan mereka. Lagi pula, mereka hanya meneliti buah, belum dalam bentuk jus.
Sedangkan menurut hasil penelitian riset terdahulu bahwa kanker payudara dipicu faktor gaya hidup seperti minum alkohol, dan kelebihan berat badan.
Namun , ahli nutrisi dari British Nutrition Foundation, Dr Joanne Lunn, menilai penelitian itu penting bagi wanita yang melakukan diet dengan banyak memakan buah-buahan. Terlepas dari perlunya riset lebih lanjut, ada baiknya wanita mengurangi konsumsi Jeruk Bali.
Sumber: Rakyat Merdeka Expose
Waspadai produk berbahan melamin
Selasa, 14 Oktober 2008Melamin merupakan persenyawaan (polimerisasi) kimia antara monomer formaldehid dan monomer fenol. Bila kedua senyawa bergabung, sifat racun formaldehid akan hilang karena terlebur menjadi satu senyawa, yaitu melamin.
Formaldehid dalam senyawa melamin dapat muncul kembali karena depolimerisasi. Akibat proses ini, formaldehid terlepas menjadi monomer yang bersifat racun. Pemicunya bisa berupa paparan panas, sinar ultraviolet, gesekan dan tergerusnya permukaan melamin hingga partikel formaldehid terlepas.
Senyawa melamin dan urea berasal dan hasil reaksi formaldehid dengan senyawa amino yang mengandung kelompok senyawa NH2. Susunan kimianya sangat berbeda. Melamin punya struktur rantai lingkaran sehingga lebih stabil. Ikatan kimia urea formaldehid berupa rantai lurus, makanya pelepasan formaldehid lebih mudah. Urea formaldehid hanya tahan sampai suhu 62 derajat celcius hingga lebih mudah pecah atau berubah bentuk pada perlakuan suhu ekstrem. Urea yang dipanaskan akan menghasilkan formaldehid yang kadar pencemarnya tergantung pada seberapa kuat ikatan bahannya serta tingkat proses yang dijalankan produsen.
Meski tahan di rentang suhu 120 derajat celcius sampai 30ÂșC di bawah nol, tapi karena menyerap panas, melamin tak tahan dipapar panas terlalu tinggi. Apalagi terpapar dalam jangka waktu lama. Oleh sebab itu melamin tak bisa digunakan dalam microwave.
Persoalan lain, dalam persenyawaan yang kurang sempurna dapat terjadi residu. Sisa formaldehid dan fenol yang tak bersenyawa itu akan terjebak dalam materi melamin. Formaldehid yang terjebak inilah yang bisa mengancam kesehatan bila masuk ke tubuh manusia.
Formaldehid sebagai pencetus kanker bagi manusia. Uap formaldehid memicu radang pada mata (perih), hidung, saluran pernapasan atas, batuk, bronkitis, pneumonia, dan asma.
Kulit yang terpapar formaldehid akan perih dan kemerahan seperti terbakar. Bila air yang terkontaminasi formaldehid terhirup atau tertelan akan menyebabkan sakit mendalam, luka bernanah dan pembusukan pada selaput lendir tubuh (misalnya pada pipi bagian dalam dan bibir). Gejala keracunan dapat ditandai dengan muntah-muntah, pusing dan hilang kesadaran. Kematian bisa terjadi bila formaldehid terminum sampai kadar 30 mg/l.
Untuk menguji kadar formaldehid pada beberapa produk berbahan melamin, dapat dilakukan dengan cara uji rebus. Produk melamin direbus dalam 2 liter air selama 30 menit dalam panci tertutup berlubang kecil untuk menghindari tekanan. Ini untuk memperbandingkan dengan kebiasaan konsumen menggunakan wadah itu bagi air mendidih, misalnya menyeduh teh, kopi atau sebagai wadah bakso kuah dan sup panas yang biasa disantap selama 15 - 30 menit. Juga untuk menguji penggunaan berulang dengan air mendidih.
Kedua, uji kadar formaldehid dengan Pharmacopoeia Standard (Baku Mutu Farmakop). Hasilnya, seperti yang terungkap dalam Warta Konsumen, September 2004, enam merek melamin impor Cina ternyata berkadar formaldehid tinggi, 4,76 - 9,22 mg/l. Sementara merek lokal (Onyx, Golden Dragon, Vanda, Hoover) berkadar kurang dan 0,05 mg/l.
Sumber : InfoSehat
Berat Badan Naik Turun??!! Cuapeee deh...
Sabtu, 19 Januari 2008Pernahkah Anda merasa telah berjuang keras melakukan diet, tapi berat badan tak kunjung turun? Anda tidak sendirian... Banyak orang juga mengalami hal yang sama!
Hal itu disebabkan karena kesalahan yang seringkali tidak disadari dalam menjalankan diet. Akibatnya, berat badan justru berada dalam posisi stagnan dan tak jarang akan lebih mudah untuk mengalami kenaikan kembali.
Nah... jika Anda mengalaminya, segera simak tips'nya di Blog ini
Dapatkan Gratis Tips-tips nya dari Kami dengan mendaftarkan email Anda di Kolom Free Newsletter dibawah ini
10 Hal Yang Patut Anda Ketahui Tentang Campak
Sabtu, 18 Agustus 2007Departemen Kesehatan RI bersama dengan The Measles Intiative yang terdiri dari organisasi Palang Merah, WHO, UNICEF, dan CDC merencanakan program nasional imunisasi campak pada 20 Februari - 20 Maret 2007.
Terkait dengan kegiatan tersebut, berikut ini 10 hal yang perlu Anda ketahui dan lakukan:
- Virus campak menular melalui percikan ludah di udara pada saat seseorang bersin atau batuk. Campak adalah salah satu penyakit menular dan dapat menyebabkan kematian pada anak-anak di dunia.
- Campak dapat dicegah dengan vaksin yang efektif dan aman, telah diberikan kepada ratusan juta anak di seluruh dunia. Dosis pertama diberikan pada usia 9 bulan dan dosis kedua yang diberikan berikutnya akan dapat melindungi anak dari campak untuk seumur hidup.
- Tiap tahun, diperkirakan lebih 30.000 anak Indonesia meninggal dunia akibat penyakit campak.
- Anak yang menderita penyakit campak seringkali menunjukkan tanda-tanda seperti demam, ruam-ruam di kulit, batuk, pilek, mata merah dan sulit bernafas.
- Campak dapat menyebabkan anak-anak meninggal karena komplikasi seperti diare, pneumonia atau radang otak. Campak juga dapat menyebabkan kebutaan, terutama penderita yang mengalami kekurangan vitamin A.
- Dapatkan imunisasi campak untuk anak anda. Penyakit campak dapat dicegah dengan imunisasi, dapat menghindari dari penyakit campak dan komplikasi yang ditimbulkan.
- Apabila anak anda berusia di bawah 5 tahun, mintalah agar anak anda diberikan vitamin A bersama dengan vaksin campak. Vitamin A dapat melindungi anak dari kemungkinan kebutaan atau bahkan kematian yang disebabkan komplikasi akibat penyakit campak.
- Sebar luaskan informasi ini. Pastikan semua orang di lingkungan anda mengetahui pentingnya imunisasi campak sehingga dapat menjangkau semua anak.
- Pastikan setiap anak dalam keluarga anda sudah mendapat imunisasi lengkap. Vaksin campak akan tersedia bagi anak usia 6 bulan hingga 12 tahun.
- Segera laporkan kepada petugas kesehatan setempat apabila anda menemui kasus yang dicurigai sebagai penyakit campak. Deteksi kasus sejak dini dapat menghentikan meluasnya penjangkitan penyakit dalam lingkungan anda.
Sumber : Koalisi Untuk Indonesia Sehat